PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan kesiapan mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menempatkan penguatan pangan lokal sebagai strategi utama pelaksanaan di daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah saat menghadiri Rapat Konsolidasi Program MBG yang diselenggarakan Badan Gizi Nasional di The Premiere Hotel Pekanbaru, Sabtu (21/2).
Menurut Ardi, kesiapan daerah menjadi faktor krusial dalam memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan efektif, terutama pada aspek teknis seperti rantai pasok, kualitas bahan pangan, serta koordinasi lintas sektor.
“Kami memastikan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional berjalan hingga ke tingkat teknis. Fokus kami adalah menjamin ketersediaan bahan pangan lokal yang berkualitas untuk mendukung operasional program,” ujar Ardi.
Rapat konsolidasi tersebut dipimpin Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi. Forum ini diikuti jajaran Forkopimda, Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel), mitra, serta yayasan pengelola di wilayah Provinsi Riau.
Dalam kegiatan tersebut, Ardi hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar, termasuk Asisten II Setda Kampar Muhammad dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar Yuli Usman. Kehadiran delegasi ini mencerminkan kesiapan daerah dalam menyambut implementasi program secara menyeluruh.
Pemerintah Kabupaten Kampar menilai pemanfaatan pangan lokal sebagai langkah strategis yang tidak hanya menjamin keberlanjutan pasokan program, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani dan pelaku usaha lokal.
Melalui konsolidasi tersebut, pemerintah daerah menargetkan kesiapan menyeluruh sebelum program dijalankan secara luas, termasuk penyamaan standar gizi, penguatan distribusi, serta pengawasan kualitas bahan pangan agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.(ADV)






