Jakarta Pusat – Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Kampar Misharti mengusulkan realisasi program Sekolah Rakyat kepada Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Pertemuan berlangsung di Gedung A Kementerian Sosial RI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Program Sekolah Rakyat menjadi agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Pemkab Kampar menilai program ini penting untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan masyarakat kurang mampu di daerah itu.
Bupati Ahmad Yuzar menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat diperlukan sebagai langkah strategis untuk pemerataan layanan pendidikan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kampar.
“Kami berharap program Sekolah Rakyat dapat direalisasikan dan dibangun di Kabupaten Kampar pada tahun ini. Ini penting agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujar Ahmad Yuzar.
Ia juga menyampaikan kesiapan Pemkab Kampar untuk mendukung implementasi program, khususnya dalam penyediaan data sasaran penerima manfaat, koordinasi lintas sektor, serta dukungan teknis lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Wakil Bupati Kampar Misharti menambahkan, program Sekolah Rakyat selaras dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pendidikan.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Program ini sejalan dengan komitmen kami dalam meningkatkan kualitas SDM dan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera di Kampar,” kata Misharti.
Menteri Sosial RI, Gus Ipul, menyambut baik aspirasi tersebut. Ia menyatakan bahwa Kemensos RI akan menindaklanjuti usulan Pemkab Kampar melalui kajian internal dengan mengacu pada mekanisme dan perencanaan program yang ada.
“Kami akan mengkaji usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kampar sesuai aturan dan perencanaan yang berlaku. Termasuk melihat kebutuhan daerah serta kesesuaian basis data sasaran,” ujar Gus Ipul.
Gus Ipul menambahkan, sinkronisasi antara program pusat dan daerah serta kebutuhan riil di lapangan akan menjadi bagian dari pertimbangan dalam kajian tersebut.
Pemkab Kampar berharap hasil kajian dari Kementerian Sosial RI dapat membuka jalan bagi pembangunan Sekolah Rakyat di Kampar pada tahun 2026.
Program ini diharapkan menjadi ruang baru bagi pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Kampar.(Advertorial)






