Gerakan ZIS, Langkah Strategis Bupati Kampar Tingkatkan Kedermawanan ASN

Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar meluncurkan Gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar, Rabu (4/3). Peluncuran ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi zakat di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin langsung acara peluncuran di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar. Hadir mendampingi Wakil Bupati Kampar Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Ardi Mardiansyah, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Kampar, serta pimpinan dan jajaran Baznas Kabupaten Kampar.

Acara diawali dengan tausiyah agama yang disampaikan Kariman Ibrahim. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan kewajiban umat Islam sekaligus wujud kepedulian sosial yang penting dalam membantu masyarakat kurang mampu.

Bupati Ahmad Yuzar mengatakan Gerakan ZIS bukan hanya seremoni, melainkan langkah nyata pemerintah daerah untuk menghimpun dan menyalurkan zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Ia mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui Baznas agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Gerakan ini merupakan komitmen kami untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampar,” ujar Ahmad Yuzar.

Ketua Baznas Kabupaten Kampar, Purwadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa keterlibatan langsung Bupati dan Wakil Bupati yang menunaikan zakat melalui Baznas menjadi motivasi bagi ASN dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi.

“Alhamdulillah, Bapak Bupati telah melaunching Gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui Baznas Kabupaten Kampar. Ini menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh ASN dan masyarakat,” kata Purwadi.

Peluncuran Gerakan ZIS ditandai dengan penyerahan zakat secara simbolis oleh Bupati Kampar, kemudian diikuti Wakil Bupati, Penjabat Sekda, dan sejumlah pejabat yang hadir.

Dengan gerakan ini, pemerintah berharap penghimpunan dan distribusi zakat di Kabupaten Kampar meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan dan memperkuat kesejahteraan sosial di daerah.(ADV)