Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar memandang audit bukan sekadar proses pemeriksaan, melainkan bagian penting dalam menata arah pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Bupati Kampar, yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Muhammad, menyoroti peran strategis audit dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah saat mengikuti entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 secara daring, Kamis (2/4/2026).
Dari Ruang Command Center Kantor Bupati Kampar, Muhammad mengikuti jalannya pertemuan yang menjadi gerbang awal proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau.
Dalam forum tersebut, ia menyampaikan bahwa audit sejatinya adalah ruang untuk membaca ulang perjalanan menyisir setiap angka, menimbang setiap kebijakan, dan memastikan semuanya berjalan di jalur yang semestinya.
“Audit bukan sekadar memeriksa, tetapi menuntun kita untuk melihat dengan lebih jernih. Dari sana kita tahu apa yang harus diperbaiki dan apa yang harus dipertahankan,” ujar Muhammad.
Ia menegaskan, tata kelola keuangan yang baik tidak lahir dari kebetulan, melainkan dari proses yang disiplin, transparan, dan berkelanjutan.
Audit, kata dia, menjadi penyeimbang yang menjaga agar pengelolaan keuangan tetap berada dalam koridor aturan dan integritas.
Muhammad juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak memandang audit sebagai beban.
Sebaliknya, audit harus dijadikan momentum untuk memperkuat sistem, memperbaiki kelemahan, dan meneguhkan komitmen terhadap akuntabilitas.
Di balik setiap dokumen yang diperiksa, ada cerita tentang tanggung jawab. Di balik setiap catatan yang dikoreksi, ada upaya untuk menyempurnakan.
Dan di balik setiap rekomendasi, tersimpan harapan agar pengelolaan keuangan daerah semakin matang dan terpercaya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi, Inspektur Kabupaten Kampar, jajaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Sekretariat DPRD Kampar.
Sementara itu, tim pemeriksa BPK memaparkan tahapan serta mekanisme pemeriksaan yang akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Kampar, audit adalah perjalanan menuju ketertiban yang lebih utuh bukan hanya pada angka, tetapi juga pada nilai.
Sebuah ikhtiar untuk menjaga kepercayaan, merawat transparansi, dan memastikan setiap kebijakan berdiri di atas landasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan langkah yang terukur dan komitmen yang terus diperkuat, Kampar menempatkan audit sebagai cahaya yang menerangi setiap sudut pengelolaan keuangan, agar tetap bersih, jujur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(ADV)






