Kampar – Tradisi silaturahmi masyarakat menjelang Ramadan kembali menguat di Kabupaten Kampar. Ratusan warga dan perantau memadati kawasan Masjid Taqwa Pulau Lawas saat kegiatan Jemputan Pulang Kampuong Basamo digelar pada Ahad (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan masyarakat kampung dan perantau yang kembali ke daerah asal.
Kegiatan tahunan tersebut turut dihadiri Ahmad Yuzar. Kedatangannya disambut tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, pemuda, dan warga setempat yang sejak pagi memadati lokasi acara.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya menjaga tradisi sosial seperti Pulang Kampuong Basamo sebagai sarana memperkuat persaudaraan antarwarga, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. Ia menyebut momentum tersebut sebagai waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan.
“Menjelang Ramadan, mari kita manfaatkan momen ini untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan dalam membangun kampung halaman,” ujar Yuzar.
Ia juga menyoroti peran perantau yang dinilai memiliki kontribusi strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, perantau tidak hanya membawa pengalaman dan wawasan baru, tetapi juga dapat membantu pembangunan desa melalui berbagai bentuk dukungan, baik ide, jaringan, maupun investasi sosial.
Pemerintah daerah, lanjut Yuzar, akan terus mendorong kolaborasi antara perantau dan masyarakat lokal guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Jemputan Pulang Kampuong Basamo berlangsung dalam suasana hangat. Selain sambutan resmi, acara juga diisi dengan ramah tamah, tausiyah agama, dan doa bersama menyambut datangnya Ramadan. Tradisi ini telah menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Pulau Lawas dalam menjaga nilai budaya dan kebersamaan antarwarga.(ADV)






