Bangkinang Kota — Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memastikan arahan Presiden Republik Indonesia diimplementasikan secara konkret dan berdampak langsung kepada masyarakat. Penegasan itu disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bupati Kampar, Selasa (10/2/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Ardi Mardiansyah, para staf ahli, asisten, kepala OPD, seluruh camat se-Kabupaten Kampar, serta para kepala bagian.
Dalam arahannya, Ahmad Yuzar menyebut kebijakan dan instruksi Presiden menjadi pedoman utama bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan. Ia meminta seluruh OPD menyelaraskan rencana kerja dengan kebijakan pusat, sekaligus mempercepat pelayanan publik dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel.
“Arahan Presiden harus kita terjemahkan ke dalam langkah konkret. Ukurannya jelas, masyarakat harus merasakan manfaatnya,” kata Ahmad Yuzar dalam rapat tersebut.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, terutama dalam pelaksanaan program strategis seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan layanan kesehatan, dan pengembangan ekonomi masyarakat. Menurutnya, tanpa sinergi yang kuat, pelaksanaan program berpotensi berjalan tidak efektif.
Bupati Kampar juga meminta setiap OPD menyusun rencana kerja yang terukur dengan indikator keberhasilan yang jelas. Evaluasi kinerja, lanjut dia, tidak cukup hanya berdasarkan laporan administratif, melainkan harus berbasis hasil dan capaian di lapangan.
Selain itu, Ahmad Yuzar menginstruksikan para kepala OPD, camat, lurah, dan kepala desa untuk turun langsung ke masyarakat guna menyerap aspirasi dan memastikan program tepat sasaran.
Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala OPD dan camat menyampaikan komitmen untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Diskusi berlangsung dengan pembahasan sejumlah usulan inovasi serta strategi percepatan pembangunan daerah.
Pada kesempatan yang sama, Ahmad Yuzar juga mencanangkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Pemerintah Kabupaten Kampar akan melaksanakan gotong royong serentak pada Jumat, 13 Februari 2026, yang melibatkan OPD hingga pemerintahan desa.
Ia menegaskan keberhasilan pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran birokrasi. Pemerintah Kabupaten Kampar, kata dia, berkomitmen memperkuat sinergi dan meningkatkan kinerja agar kebijakan nasional dapat terimplementasi secara efektif di tingkat daerah.(ADV)






