KAMPAR. – Wakil Bupati Kampar Misharti menghadiri kegiatan bakti sosial dan fogging demam berdarah dengue (DBD) di Desa Bukit Kratai, Kecamatan Rumbio Jaya, Minggu (15/2). Ia menegaskan langkah pencegahan dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci untuk menekan penyebaran DBD.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Ma’mun Solikhin, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Asari Nardi, Kepala Desa Bukit Kratai Supriamuji, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Misharti mengatakan pemerintah daerah terus berupaya melakukan langkah preventif guna melindungi masyarakat dari penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti. Menurutnya, fogging menjadi salah satu metode untuk memutus rantai penyebaran, namun harus dibarengi dengan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar fogging, tetapi bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat. Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Saya mengajak seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit demam berdarah,” kata Misharti.
Selain pelaksanaan fogging, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada warga. Bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga.
Misharti mengapresiasi kolaborasi antara unsur pemerintah daerah dan legislatif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala, terutama pada periode rawan peningkatan kasus DBD.
Ia juga mengingatkan warga untuk rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
“Kesadaran kolektif menjadi kunci. Dengan lingkungan yang bersih dan partisipasi aktif masyarakat, risiko DBD bisa ditekan,” ujarnya.(ADV)






