Bangkinang Kota – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT menerima kunjungan kerja Anggota Komisi III DPR RI daerah pemilihan Riau, Muhammad Rahul, untuk membahas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kampar.
Pertemuan berlangsung di Aula Balai Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Jumat (2/1/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, Kapolres Kampar AKBP Boby Ramadhan Sebayang, S.I.K, Ketua DPRD Kampar Ahmad Yusrudi, S.Hi, Pj. Sekda Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si, Asisten II Bidang Pembangunan dan SDM Muhammad, S.STP., M.Si, serta jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, Forkopincam, kepala desa, hingga perwakilan PAUD dan kepala sekolah.
Bupati Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat pemenuhan gizi anak sekolah melalui program MBG. Ia menegaskan, Pemkab Kampar telah menyiapkan langkah strategis guna menyukseskan program prioritas nasional tersebut.
“Kami siap mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis. Ini sejalan dengan agenda nasional dalam mencetak generasi emas 2045.
Pemerintah daerah juga telah melakukan pendataan siswa penerima manfaat, melibatkan UMKM lokal sebagai pemasok bahan pangan, serta memperketat pengawasan kualitas makanan,” ujar Ahmad Yuzar.
Ia berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat memperluas cakupan program MBG di Kampar agar manfaatnya semakin merata.
Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rahul, yang juga menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Riau, menegaskan bahwa program MBG bukan hanya bantuan sosial, melainkan investasi strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul di masa depan.
“Kami ingin memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak tumbuh sehat, termasuk di Kampar. Ini bukan sekadar pembagian makanan gratis, tetapi investasi jangka panjang untuk kekuatan bangsa dan masa depan generasi emas 2045,” tegas Rahul.
Rahul juga mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal dan peran UMKM dalam rantai pasok MBG agar program memberi dampak ganda—kesehatan anak terjaga dan ekonomi daerah bergerak.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam aspek standar gizi, distribusi, dan pengawasan di lapangan, agar program MBG berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan di Kabupaten Kampar.(Advertorial)






